Dr Janice Liao adalah Konsultan Senior dalam bidang Bedah Tangan dan Mikrosurgery Rekonstruktif, dengan keahlian subspesialisasi dalam menangani kondisi tangan dan pergelangan tangan.
Lahir di Taiwan dan dibesarkan di Selandia Baru, beliau menyelesaikan pendidikan MBBS di Australia pada tahun 2009 sebelum pindah ke Singapura pada tahun 2012. Beliau menyelesaikan pelatihan spesialis Bedah Tangan pada tahun 2019 dan dianugerahi College of Surgeons Gold Medal in Hand Surgery sebagai kandidat dengan performa terbaik.
Beliau sebelumnya menjabat sebagai Konsultan dalam bidang Bedah Tangan dan Mikrosurgery Rekonstruktif di National University Health System (NUHS), di mana beliau memperoleh 15 tahun pengalaman dalam bedah tangan, mencakup pelatihan spesialis serta praktik sebagai spesialis di National University Hospital, Ng Teng Fong General Hospital, dan Alexandra Hospital.
Keahlian klinis beliau berfokus pada penanganan cedera akut pada tangan dan pergelangan tangan pada anak-anak maupun orang dewasa, termasuk cedera tangan pada anak serta cedera terkait olahraga pada anak-anak dan remaja.
Beliau juga menangani neuropati kompresif seperti carpal tunnel syndrome serta berbagai kondisi degeneratif dan akibat penggunaan berlebihan, termasuk trigger finger, De Quervain's tenosynovitis, kista ganglion, dan osteoartritis.
“Memulihkan fungsi melalui ketepatan bedah dan perawatan yang penuh perhatian.”
Dr Liao percaya bahwa perawatan harus disesuaikan dengan kebutuhan setiap pasien untuk meminimalkan rasa sakit dan mengoptimalkan fungsi dalam aktivitas sehari-hari, pekerjaan, dan hobi.
Dr Liao memiliki passion dalam pendidikan kedokteran dan membimbing generasi ahli bedah berikutnya.
Beliau pernah menjadi Core Faculty dalam NUHS Orthopaedic Surgery Residency Program dan Direktur Microsurgical Training Laboratory di National University Hospital, tempat beliau membantu melatih para dokter spesialis bedah dari Singapura dan berbagai negara di dunia.
Dr Liao telah menulis hampir 20 publikasi yang telah melalui proses peer review dan mempresentasikan penelitiannya dalam berbagai pertemuan ilmiah regional dan internasional. Kontribusinya dalam penelitian telah mendapatkan beberapa penghargaan dari Singapore Society for Hand Surgery.
Di luar pekerjaan, Dr Liao adalah seorang ibu dari dua anak dan penggemar olahraga. Sebagai seorang ibu, beliau memahami secara langsung tuntutan fisik dalam merawat bayi, termasuk tantangan “mother’s wrist” (De Quervain’s tenosynovitis). Pengalaman pribadi ini memberinya pemahaman tambahan mengenai dampak kondisi tangan dan pergelangan tangan terhadap kehidupan sehari-hari.
Dr Liao pernah berkompetisi dalam turnamen bulu tangkis dan tenis meja serta menjadi kapten tim tenis meja universitasnya yang berhasil meraih medali dalam kejuaraan antaruniversitas. Latar belakang multikultural dan pengalaman hidupnya yang beragam membentuk pendekatan holistiknya terhadap layanan kesehatan, sehingga beliau dapat terhubung dengan pasien dari berbagai latar belakang.