Pikirkan berapa banyak aktivitas yang sudah dilakukan tangan Anda hari ini.
Mungkin tangan Anda sudah mematikan alarm, menyikat gigi, mengetik beberapa pesan, menyiapkan sarapan, membawa tas, atau membuka stoples yang sulit dibuka. Padahal, hari baru saja dimulai.
Tangan dan pergelangan tangan terlibat dalam hampir semua aktivitas yang kita lakukan, tetapi kita jarang memikirkannya sampai sesuatu mulai terasa sakit.
Meskipun rasa pegal ringan setelah hari yang sangat sibuk mungkin dapat membaik dengan istirahat, gejala yang terus berlanjut atau berulang dapat menjadi tanda adanya kondisi yang lebih serius. Mati rasa yang membangunkan Anda di malam hari, jari yang tiba-tiba terkunci, atau benjolan yang muncul di pergelangan tangan merupakan tanda-tanda yang perlu diperhatikan.
Jadi, apa yang mungkin sedang coba disampaikan oleh tangan Anda?
Tangan Anda Bekerja Lebih Keras dari yang Anda Bayangkan
Tangan dan pergelangan tangan Anda terdiri dari tulang, sendi, otot, tendon, saraf, dan ligamen yang bekerja sama setiap kali Anda menggenggam, mengangkat, mengetik, memutar, atau meraih sesuatu.
Begitu banyak yang terjadi setiap hari.
Gejala yang umum dapat meliputi:
- Nyeri atau nyeri saat disentuh pada tangan atau pergelangan tangan
- Mati rasa atau kesemutan
- Kekakuan atau pembengkakan
- Kelemahan saat menggenggam benda
- Bunyi klik, jari terasa tersangkut, atau terkunci
- Kesulitan menggerakkan tangan, pergelangan tangan, atau jari
- Benjolan di sekitar tangan atau pergelangan tangan
Lokasi gejala dan aktivitas yang memicunya dapat memberikan petunjuk penting mengenai penyebab nyeri tangan atau pergelangan tangan Anda.
Masalah Umum pada Tangan dan Pergelangan Tangan yang Perlu Diketahui
1. Jari Mati Rasa atau Kesemutan? Bisa Jadi Carpal Tunnel Syndrome
Pernahkah Anda terbangun dengan tangan yang mati rasa atau kesemutan?
Carpal tunnel syndrome terjadi ketika saraf median tertekan saat melewati saluran sempit di pergelangan tangan yang disebut carpal tunnel.
Gejala yang umum meliputi kesemutan, mati rasa, nyeri, atau kelemahan pada ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, dan sebagian jari manis. Banyak orang merasakan gejalanya lebih jelas pada malam hari atau saat melakukan aktivitas yang melibatkan gerakan tangan dan pergelangan tangan secara berulang.
Seiring kondisi berkembang, kekuatan genggaman dan gerakan tangan yang membutuhkan ketelitian dapat ikut terpengaruh.
Jika Anda sering mengibaskan tangan untuk meredakan mati rasa atau kesemutan, sebaiknya pertimbangkan untuk memeriksakan gejala tersebut.
2. Jari Berbunyi Klik atau Tersangkut? Bisa Jadi Trigger Finger
Jari biasanya dapat ditekuk dan diluruskan dengan lancar. Pada trigger finger, jari dapat terasa tersangkut, berbunyi klik, atau bahkan terkunci saat digerakkan.
Anda juga mungkin mengalami rasa nyeri atau nyeri saat disentuh di pangkal jari yang terkena.
Trigger finger terjadi ketika tendon tidak dapat bergerak dengan lancar melalui jaringan di sekitarnya, sehingga gerakan jari menjadi lebih sulit.
Pada awalnya, bunyi klik yang sesekali muncul mungkin hanya terasa sebagai gangguan kecil. Namun, jika gejala menjadi lebih sering atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, mungkin sudah waktunya untuk memeriksakannya.
3. Nyeri di Dekat Ibu Jari? Bisa Jadi De Quervain's Tenosynovitis
Menggendong bayi terlihat sederhana sampai Anda menyadari seberapa sering orang tua melakukannya setiap hari.
Mengangkat. Menggendong. Memberi makan. Mengubah posisi. Mengulanginya lagi.
Gerakan sehari-hari ini dapat memberikan tekanan pada sisi ibu jari pergelangan tangan. Bagi sebagian orang tua, terutama ibu yang baru melahirkan, hal ini dapat berkontribusi terhadap de Quervain's tenosynovitis, yang terkadang dikenal sebagai mother's wrist.
Kondisi ini memengaruhi tendon di dekat pangkal ibu jari dan dapat menyebabkan nyeri, nyeri saat disentuh, atau pembengkakan di sepanjang sisi ibu jari pergelangan tangan. Anda mungkin merasakan ketidaknyamanan saat mengangkat anak, menggenggam benda, atau menggerakkan ibu jari.
Meskipun sering dikaitkan dengan orang tua baru, de Quervain's tenosynovitis juga dapat dialami oleh siapa saja yang pekerjaan, hobi, atau aktivitas sehari-harinya melibatkan gerakan ibu jari dan pergelangan tangan secara berulang.
4. Menemukan Benjolan di Pergelangan Tangan? Bisa Jadi Kista Ganglion
Tidak semua masalah pergelangan tangan diawali dengan rasa nyeri.
Terkadang, hal pertama yang Anda sadari adalah adanya benjolan. Kista ganglion adalah benjolan berisi cairan yang dapat berkembang di sekitar sendi atau tendon, dan sering ditemukan di sekitar tangan atau pergelangan tangan.
Sebagian orang dengan kista ganglion di pergelangan tangan tidak mengalami rasa tidak nyaman sama sekali. Sebagian lainnya mungkin merasakan nyeri atau ketidaknyamanan saat menggerakkan pergelangan tangan atau memberikan tekanan pada area tersebut.
Meskipun banyak kista ganglion tidak berbahaya, sulit untuk mengetahui apa sebenarnya benjolan baru hanya dengan melihatnya. Jika Anda menemukan benjolan baru, terutama jika benjolan tersebut membesar, berubah, atau mulai terasa tidak nyaman, pertimbangkan untuk memeriksakannya.
5. Cedera Tangan Saat Berolahraga? Mungkin Lebih dari Sekadar Keseleo
Bulutangkis, tenis meja, latihan di gym, dan berbagai aktivitas lainnya sangat mengandalkan tangan dan pergelangan tangan. Akibatnya, cedera terkadang dapat terjadi.
Terjatuh, mendarat dengan posisi yang salah, benturan langsung, atau tekanan berulang dapat memengaruhi tulang, sendi, ligamen, atau tendon pada tangan dan pergelangan tangan. Terkadang cedera terlihat jelas cukup serius. Namun, pada kondisi lain, cedera mungkin terasa seperti sesuatu yang masih dapat ditahan dan Anda tetap bisa beraktivitas.
Perhatikan lebih lanjut jika nyeri setelah cedera disertai pembengkakan yang signifikan, memar, perubahan bentuk tangan atau pergelangan tangan, kesulitan menggerakkannya, atau ketidakmampuan menggunakan tangan secara normal.
Meskipun beberapa cedera dapat membaik seiring waktu dan dengan istirahat, gejala yang terus berlanjut tidak boleh diabaikan, terutama jika memengaruhi kemampuan Anda untuk melakukan aktivitas sehari-hari atau berolahraga.
6. Sendi Kaku dan Pegal? Osteoarthritis Mungkin Menjadi Salah Satu Faktornya
Seiring bertambahnya usia, tulang rawan yang membantu melindungi sendi kita dapat perlahan mengalami keausan. Hal ini dapat menyebabkan osteoarthritis. Osteoarthritis pada pergelangan tangan atau tangan dapat menyebabkan nyeri, kekakuan, pembengkakan, dan berkurangnya kemampuan bergerak.
Menariknya, Anda mungkin paling menyadari kondisi ini saat melakukan aktivitas sehari-hari. Membuka wadah menjadi lebih sulit. Memutar kunci terasa tidak nyaman. Menggenggam benda dengan kuat membutuhkan lebih banyak tenaga dibandingkan sebelumnya.
Perubahan ini dapat berkembang secara bertahap, sehingga mudah dianggap sebagai bagian dari proses penuaan. Namun, rasa tidak nyaman yang terus berlanjut atau hilangnya fungsi tidak boleh diabaikan.
Penanganan yang tepat dapat membantu mengendalikan gejala dan mendukung penggunaan tangan serta pergelangan tangan secara berkelanjutan.
Kapan Nyeri Tangan atau Pergelangan Tangan Perlu Diperiksakan?
Tidak setiap rasa nyeri berarti ada masalah serius.
Tangan Anda dapat terasa lelah setelah berolahraga berat atau menjalani aktivitas yang lebih padat dari biasanya, sama seperti bagian tubuh lainnya. Hal yang lebih penting adalah apakah gejala tersebut membaik seiring waktu atau terus berulang.

Pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter jika gejala Anda:
- Terus berulang atau tidak kunjung membaik
- Secara bertahap semakin memburuk
- Disertai mati rasa atau kesemutan
- Memengaruhi kekuatan genggaman atau tangan
- Menyulitkan Anda menggerakkan pergelangan tangan atau jari
- Menyebabkan jari tersangkut atau terkunci
- Disertai pembengkakan yang terus-menerus
- Disertai benjolan baru atau benjolan yang semakin membesar
- Memengaruhi pekerjaan, olahraga, hobi, atau aktivitas sehari-hari
- Muncul setelah mengalami cedera yang cukup serius
Dengan kata lain, perhatikan ketika perubahan pada tangan atau pergelangan tangan mulai memengaruhi aktivitas yang dapat Anda lakukan dengan nyaman.
Tangan Anda Membantu Anda Melakukan Hal-Hal yang Berarti
Jika gejala pada tangan atau pergelangan tangan Anda terus berlanjut, pemeriksaan oleh dokter spesialis dapat membantu menentukan penyebabnya dan memberikan arahan untuk mendapatkan penanganan yang paling tepat.
Dr Janice Liao adalah Senior Consultant dalam bidang Hand and Reconstructive Microsurgery di Island Orthopaedic Centre, Singapura, dengan keahlian subspesialisasi dalam menangani kondisi tangan dan pergelangan tangan. Beliau menangani berbagai cedera akut, cedera akibat olahraga, kondisi akibat kompresi saraf, serta masalah degeneratif atau akibat penggunaan berlebihan, termasuk carpal tunnel syndrome, trigger finger, de Quervain’s tenosynovitis, kista ganglion, dan osteoarthritis.
Baik tujuannya untuk meredakan nyeri, mengembalikan pergerakan, maupun meningkatkan fungsi tangan, penanganan yang disesuaikan dengan kondisi dan perawatan yang penuh perhatian dapat membantu Anda kembali melakukan aktivitas yang paling berarti bagi Anda.