Dr Leon Foo lulus dari National University of Singapore pada tahun 1999 dan memperoleh gelar pascasarjana, yaitu Membership of the Royal College of Surgeons of Edinburgh pada tahun 2004, Master of Medicine in Orthopaedic Surgery pada tahun 2004, serta Fellowship of the Royal College of Surgeons of Edinburgh in Orthopaedic Surgery pada tahun 2008.
Pada tahun 2008, Dr Foo menerima Singapore Government Ministry of Health Training Scholarship untuk mengikuti pelatihan fellowship dalam dua subspesialisasi, yaitu Orthopaedic Oncology serta Cartilage Regeneration & Joint Reconstruction di Muenster University Hospital, Jerman. Pelatihan tersebut kemudian dilanjutkan dengan clinical attachment di Mayo Clinic (Rochester, Minnesota), Amerika Serikat.
Dr Foo merupakan salah satu dari sedikit Orthopaedic Oncologist yang telah menjalani pelatihan fellowship di Singapura. Sebagai anggota bedah dalam tim onkologi multidisiplin yang menangani pasien dengan tumor, kontribusi Dr Foo mencakup keahlian dan pengalamannya dalam pengangkatan jaringan tumor serta prosedur rekonstruktif setelahnya. Hal ini termasuk operasi untuk mempertahankan anggota tubuh pada tumor tulang dan jaringan lunak serta rekonstruksi menggunakan autograft, allograft, dan/atau implan endoprostetik. Filosofi beliau dalam menangani tumor tulang dan jaringan lunak tidak hanya berfokus pada pengangkatan tumor secara menyeluruh, tetapi juga pada prosedur rekonstruksi fungsional yang tepat agar pasien dapat kembali menjalani kehidupan seaktif dan senormal mungkin setelah operasi.
Selain Orthopaedic Oncology, Dr Foo juga menjalani pelatihan fellowship dalam bidang Cartilage Regeneration dan Joint Reconstruction. Keahlian klinisnya sering dibutuhkan dalam menangani masalah pinggul, lutut, kaki dan pergelangan kaki, serta bahu yang disebabkan oleh berbagai faktor, baik degeneratif (terkait usia), inflamasi, trauma, maupun cedera olahraga. Prosedur bedah yang beliau lakukan mencakup teknologi terbaru dalam resurfacing dan regenerasi tulang rawan, serta penggantian sendi, termasuk teknik minimal invasif, artroskopi, navigasi komputer, bedah robotik, dan implan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien.
Selama berpraktik di Singapore General Hospital, Dr Foo telah tiga kali menerima “Service with a Heart Award”. Perawatan yang penuh kasih, menyeluruh, dan berpusat pada pasien tetap menjadi prinsip terpenting dalam praktik klinis Dr Foo.
Setelah kembali ke Singapura pada tahun 2010, Dr Foo diangkat sebagai Konsultan di Departemen Bedah Ortopedi Singapore General Hospital. Pada saat yang sama, beliau juga ditunjuk sebagai Konsultan Tamu di National Cancer Centre Singapore, Kandang Kerbau Women & Children’s Hospital, serta Tan Tock Seng Hospital.
Di luar praktik klinis, Dr Foo ditunjuk sebagai Adjunct Assistant Professor di Yong Loo Lin School of Medicine, National University of Singapore, serta Clinical Tutor di Duke-NUS Graduate Medical School. Beliau merupakan instruktur Advanced Trauma Life Support dan aktif terlibat sebagai Physician Faculty dalam Orthopaedic Surgery dan Family Medicine Residency Programmes. Dr Foo juga secara rutin diundang sebagai pengajar dalam berbagai kursus dan konferensi medis, baik di Singapura maupun internasional. Beliau juga tetap dipercaya sebagai reviewer ahli untuk beberapa jurnal medis internasional yang terindeks PubMed, termasuk Journal of Arthroplasty.
Penelitian medis merupakan salah satu bagian penting dari pekerjaan Dr Foo. Beliau aktif melakukan penelitian dan telah menerbitkan sejumlah makalah di jurnal ortopedi internasional yang telah melalui proses peer review. Atas keahlian klinis dan kontribusinya dalam penelitian, beliau diundang dan terus dipercaya sebagai reviewer ahli untuk beberapa jurnal medis internasional yang terindeks PubMed, termasuk Journal of Arthroplasty, Singapore Medical Journal, dan Annals of the Academy of Medicine of Singapore.
Artikel Asli