Mengatasi Radang Sendi (Artritis)

Artritis mengacu pada kondisi yang memengaruhi sendi. Kondisi ini menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan pada sendi besar, seperti lutut dan panggul, serta sendi yang lebih kecil, seperti pada jari-jari tangan. Sendi dapat menjadi kaku atau mengalami kelainan bentuk (deformitas) seiring berkembangnya artritis, yang mengakibatkan penurunan mobilitas dan memengaruhi kualitas hidup. Di Singapura, artritis merupakan masalah umum yang memengaruhi 10% hingga 20% atau lebih dari orang paruh baya dan lansia.
Dua kelompok utama artritis adalah Osteoartritis dan Artritis Inflamasi. Osteoartritis lebih umum terjadi dan merupakan jenis artritis degeneratif. Kondisi ini utamanya memengaruhi tulang rawan (kartilago). Osteoartritis pada lutut sangat umum terjadi. Ketika tulang rawan secara bertahap melunak dan mengikis, lutut akan mengalami nyeri kronis. Seiring waktu, deformitas kaki berbentuk 'O' (bow-legged) dapat terjadi. Artritis Inflamasi kurang umum terjadi dan ditandai dengan peradangan sendi persisten yang tidak terkontrol. Artritis Reumatoid, Asam Urat (Gout), dan Artritis Psoriatik adalah contoh dari Artritis Inflamasi.
Faktor Risiko
- Usia – artritis biasanya dimulai antara usia 30 dan 50 tahun
- Jenis Kelamin – wanita lebih cenderung terkena osteoartritis
- Obesitas
- Merokok
- Riwayat keluarga dengan Artritis Inflamasi
- Cedera sendi sebelumnya
Tanda & Gejala
- Nyeri dan pembengkakan pada sendi selama tiga hari atau lebih
- Kekakuan pada sendi
- Kekakuan pada pagi hari
- Kesulitan menggerakkan sendi atau melakukan aktivitas sehari-hari
Merasakan sendi terasa lebih hangat daripada kulit di sekitarnya setidaknya tiga kali sembulan
Pilihan Penanganan
Terdapat berbagai metode penanganan efektif untuk tingkatan kondisi yang berbeda. Kondisi ringan dapat ditangani dengan obat-obatan dan injeksi (suntikan), sementara kondisi yang lebih parah dapat memberikan hasil yang sangat baik dengan pembedahan yang tepat. Suplemen oral seperti glukosamin atau kolagen membantu pada tahap awal kondisi ini. Sangat penting untuk mendapatkan diagnosis yang akurat melalui pemeriksaan sinar-X dan terkadang MRI. Pasien harus mendiskusikan pilihan penanganan yang tersedia dengan Dokter Spesialis Bedah Ortopedi untuk menentukan penanganan terbaik.
Penanganan Non-Bedah:
- Obat-obatan Oral seperti obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS/NSAID)
- Obat oles luar yang mengandung mentol atau kapsaisin
- Fisioterapi
- Injeksi gel artifisial (pelumas sendi) untuk meredakan nyeri
- Suplemen seperti glukosamin, kolagen, atau minyak krill (krill oil)
- Olahraga seperti yoga, Pilates, atau jalan cepat
- Steroid
Jenis Pembedahan
Jika penanganan konservatif di atas tidak membantu memperbaiki kondisi, dokter Anda mungkin akan menyarankan prosedur yang lebih invasif, seperti:
- Operasi lubang kunci (Artroskopi) - pembedahan invasif minimal yang menangani berbagai masalah keausan pada lutut, bahu, dan panggul, berguna bagi orang yang mengalami cedera sendi akibat aktivitas olahraga
- Prosedur penyelarasan tulang - untuk pasien yang lebih muda guna meluruskan kaki yang bengkok (kaki 'O') dan mengurangi rasa sakit
- Penggantian sendi (Artroplasti) - prosedur umum untuk mengangkat sendi lutut, panggul, atau bahu yang rusak dan menggantinya dengan sendi buatan
- Penggabungan sendi (Artrodesis) - khusus untuk kondisi yang sangat parah, paling sering terjadi pada pergelangan tangan dan jari-jari, prosedur ini menggabungkan sendi dan menghilangkan semua gerakan sendi, sehingga menghilangkan rasa sakit
